Friday, October 8, 2010

Melihat, membaca dan antisipasi itu . . .

"Hari gini ngga punya handphone!" ucap seorang anak kecil kepada temannya. "Punya kalee.. gue baru beli kemarin tapi second." jawab temannya.
"Pulsa gue koq habis terus ya, padahal gue baru beli pulsa kemarin belum gue pke buat telpon atau sms." sambung si temannya itu.

Kalimat yg meluncur singkat itu saya dengar tanpa sengaja di sebuah kantin yg kebetulan pas jam makan siang. Dua anak yg masih duduk dibangku SMP itu sedang asyik membicarakan alat komunikasi yg setiap orang di jaman ini memilikinya. Dia adalah Hape. 
Layanan SMS
Saya jadi mendapat inspirasi saat mereka berbincang mengenai hape itu. Setiap dari kita sangat bergantung kepada alat komunikasi ini, gimana ngga? perkembangan iptek makin lama makin canggih. Ditambah mobilitas yg semakin tinggi mempengaruhinya. Saat saya masih mengenakan seragam biru abu2 putih biru, yg namanya hape itu masih jarang dimiliki seorang anak apalagi saya, alat komunikasi paling banter adalah telpon koin atau telpon rumah.

Untuk saat ini baik itu hapenya atau kartu perdananya sudah seperti kacang rebus di musim hujan yang selalu dibutuhkan untuk penghangat badan atau cemilan.Menjamurnya tipe2 hape dan banyaknya providerr2 saat ini memungkinkan seorang oknum unutk mengambil kesempatan berbuat jahat. Bagi mereka yg belum banyak tahu informasi mengenai hape dan layanannya sangat rentan menjadi korban penipuan.

Layanan SMS premium berlangganan atau yang sering disebut REG yang mengakibatkan pulsa tersedot habis. Content Provider (CP) nakal yang memanfaatkan layanan tersebut untuk menguras pulsa kawan secara brutal dan tidak bertanggungjawab. Layanan iklan yg menjanjikan, sms kiriman untuk berlangganan, ataupun modus2 yg berkaitan dengan layanan lainnya sangat menguntungkan bagi oknum provider dan sangat merugikan bagi kita yg kurang pengetahuan. Walaupun harga pulsa sekarang terjangkau tetapi ulah oknum2 yg ingin meraup keuntungan sangat menjanjikan.

Saya ngga akan ngebahas tentang perkembangan hapenya tetapi saya akan membahas bagaimana cara mengantisipasi apabila dari kawan2 sempat pernah menerima atau bahkan belum menjadi korban penipuan. Ada 13 cara manual yg ingin saya bagikan dengan kawan2. Cara2 ini tidak semuanya menjamin paling tidak dengan mengetahuinya, insyaalloh dapat mengantisipasi dikemudian hari agar tidak banyak korban penipuan lagi.

1. Disarankan untuk tidak menggunakan secara bersama-sama satu nomor seluler. Misalnya satu keluarga hanya memiliki sebuah HP dan digunakan secara bergantian oleh beberapa anggota keluarga. Dari fakta yang ada, banyak laporan yang masuk baik ke CP, Operator, maupun BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia), pengguna tidak pernah merasa mendaftarkan nomornya ke layanan yang bersangkutan, padahal pada kenyataannya, tampak jelas bahwa pengguna tersebut benar-benar pernah mengirimkan perintah berlangganan ke layanan tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata nomor tersebut memang nomor bersama yang digunakan oleh beberapa anggota keluarga.

2. Apabila tidak dapat dihindari penggunaan secara bersama nomor tersebut, selalu pastikan untuk memeriksa semua pesan yang terkirim di directory SEND. Dan pastikan bahwa kawan mengetahui seandainya ada perintah untuk berlangganan, dikirim ke nomor berapa pesan tadi. Pesan berlangganan diawali dengan awalan perintah REG. Catat baik-baik perintah tersebut beserta nomor tujuannya. Ini bakal memudahkan pelacakan dikemudian hari.

3. Sebelum mulai berlangganan layanan, pastikan disetiap promosi yang disajikan oleh CP terdapat pemberitahuan "JELAS" bagaimana cara untuk berhenti berlangganan maupun nomor customer service-nya (pastikan nomor ini aktif). Jika tidak, jangan berlangganan layanan tersebut.

4. Cari tahu dengan cermat informasi berapa lama rentang waktu pengiriman satu SMS ke SMS berikutnya. Juga ketahui pula berapa tariff per SMS-nya. Dengan informasi ini, kawan dapat mengkalkulasi berapa biaya yang akan kawan keluarkan per minggu, atau per bulan. Jika ragu, sebaiknya jangan berlangganan.

5. Catat dengan cermat nomor short code misalnya 6789, 1234 dan sebagainya yang menjadi tujuan SMS berlangganan kawan.

6. Catat pula pesan apa yang kawan ketikkan ke CP tersebut. Disarankan untuk menyimpan setiap detil SMS tersebut dalam HP dan jangan pernah menghapusnya sampai kawan yakin bahwa kawan tidak membutuhkan lagi data tersebut. Beberapa HP memiliki fasilitas penyimpanan pesan yang dikirim dalam bentuk draft, manfaatkan fasilitas ini.

7. Ketika kawan telah mendapatkan reply yang memberitahukan bahwa nomor telah terdaftar dalam layanan berlangganan tersebut. Pastikan lagi apakah cara berhenti berlangganan yang ditampilkan dalam promosi pihak CP dapat berjalan dengan sempurna. Umumnya untuk berhenti berlangganan, pengguna dapat mengetikkan pesan UNREG yang diikuti dengan spasi dan jenis layanan berlangganan yang telah didaftarkannya tadi.

8. Untuk memastikan apakah kawan telah benar-benar terbebas dari layanan tersebut kawan perlu menunggunya dalam 1-7 hari. Hal ini terjadi karena kemungkinan pengiriman pesan SMS berlangganan tersebut tidak dilakukan setiap hari namun beberapa layanan bahkan dilakukan dalam periode mingguan.

9. Ketika merasa ada sebuah pesan yang tidak diinginkan secara rutin terkirim ke HP  pada waktu tertentu misalnya setiap hari jam 10 pagi, kemungkinan itu adalah layanan REG yang secara sadar maupun tidak pernah kawan daftarkan sebelumnya. Beberapa SMS tak akan terkirim ke HP jika  kawan mematikan HP pada jam-jam tersebut. Namun cara ini tidaklah efektif dan akan mengganggu  kawan seumur hidup. Pastikan pula berapa pulsa kawan yg terpotong setiap kali menerima SMS tersebut.

10. Ketika sebuah SMS yang terindikasi sebagai SMS REG mampir di HP kawan, dan  kawan tidak tahu layanan apa yang sedang dikirimkan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencatat nomor pengirim SMS tersebut. Nomor pengirim dari CP dikenali dari jumlah digit-nya yaitu 4 digit atau 6 digit. Apabila yang  kawan peroleh adalah nomor 6 digit misalnya ABCDEF, maka CP yang sedang mengirimkan Pesan kepada kawan adalah CP yang memiliki short code ABCD. Digit berikutnya yaitu EF sebenarnya adalah identitas tarif layanan yang didaftarkan oleh CP yang dikenali oleh mesin operator.

11. Jika kawan benar-benar tidak tahu layanan apa yang pernah  kawan daftarkan, ketik UNREG ke short code ABCD tadi. Perintah UNREG merupakan perintah wajib yang diinstruksikan oleh semua operator ke seluruh CP yang memiliki akses ke operator tersebut untuk menghapus nomor pengguna dari semua layanan REG yang ada di CP dengan short code ABCD tadi. Jika  kawan telah mendapatkan reply pemberitahuan bahwa nomor telah terhapus dari layanan REG tersebut, tunggulah beberapa hari untuk memastikan seperti tercantum dalam point (8). Selain UNREG, dapat pula dicoba perintah lain misalnya STOP.

12. Jika masih tidak berhasil berhenti berlangganan, kawan harus melaporkan CP bersangkutan ke operator dimana kawan berlangganan. Dengan data yang ada, cukup bagi customer service operator untuk membantu kawan berhenti berlangganan. Selanjutnya tunggu seperti di point (8).

13. Dalam beberapa kasus, ada kemungkinan pesan yang kita terima tidak mencantumkan nomor pengirim namun menggantinya dengan tulisan misalnya BIBLE dan sebagainya. Ketahui apakah setiap kali  kawan mendapat SMS tersebut, pulsa kawan terpotong dalam nominal tertentu. Teknologi ini dinamakan Sender ID masking. Jika ini yang terjadi, maka kawan akan kecewa ketika meminta bantuan ke customer service operator. 


Laporkan kejadian ini ke BRTI dan operator karena untuk mendapatkan data siapa pengirimnya memerlukan investigasi lebih lanjut dan pelanggaran ini masuk dalam kategori serius. Teknologi ini sebenarnya sering dimanfaatkan oleh oknum untuk promosi melalui SMS. Biasanya CP yang membayar Bulk SMS dan mengirimkannya ke nomor-nomor pelanggan yang dimiliki CP tersebut. Meskipun Bulk SMS ini tidak mengurangi nilai pulsa kawan, namun dapat dikategorikan dalam spam, dan jika kawan merasa dirugikan  kawan dapat melaporkannya pula ke operator atau ke BRTI.

Semoga tulisan ini dapat membantu kawan2 semua. Karena banyak dari kita yang belum mengetahuinya bagaimana cara manual tanpa harus menghubungi customer service provider yg bersangkutan dalam mengatasinya.  Terima kasih.

Salam hangat kawan

sumber :  ini

29 comments:

  1. tips yang menarik dan bermanfaat, terimakasih ya sahabat

    ReplyDelete
  2. tipsnya sangat bermanfaat, perhatikan ketika anak-anak memakai HP, mungkin mereka iseng karena melihatnya di iklan TV yang begitu membanjir....

    ReplyDelete
  3. makin marak penipuan dengan berbagai dalih dan cara ya....
    makin harus waspada nih...makasih banyak tipsnya.

    ReplyDelete
  4. jadi inget kasus pembantu rumah tangga yang calling ke nomor premium, dibilang telponnya jangan ditutup, yang akhirnya telpon dibiarkan tapi dalam keadaan tersambung.
    otomatis pulsa jalan terus...

    ReplyDelete
  5. ini bisa mengingatkan kita semua termasuk saya...

    ReplyDelete
  6. kejadian yg sering..ga bisa brenti langganan..dan di sini ada jawabannya...thanks for share...:)

    ReplyDelete
  7. klo REG aku gak pernah dari dlu.. paling cuma bayar rbt doank tiap minggu hhe.... thnx 4 tips.... udah aku Follow balik Sob(DJ SIte)... btw, jauh amat Followernya dibawah.... hhe....

    ReplyDelete
  8. wah... lengkap banget infonya... thx for share...
    kadang kita harus mau bersusahsusah mendatangi providernya >.<

    ReplyDelete
  9. Layanan REG memang seperti 'perampokan' pulsa :(

    Terima kasih tipsnya, lengkap dan bermanfaat banget

    ReplyDelete
  10. skarang banyak banget penipuan >.<
    chika sekeluarga juga hampir kena tipu

    ReplyDelete
  11. ngapain buang buang duit nge-reg nge-reg gak jelas.. :)

    ReplyDelete
  12. Sebenarnya sms konten seperti ini termasuk penipuan model lama, tapi anehnya tetap saja banyak yang menjadi korban. Dan meskipun si konten provider memberitahukan langkah-langkah untuk berhenti berlanganan, pada kenyataannya proses penghentiannya tidak segampang itu. Banyak juga yang terpaksa mengganti kartu sim nya karena merasa rugi untuk mengisi ulang lagi. Coba bayangkan kalau yang menjadi korban adalah pelanggan pasca bayar..

    Sudah banyak keluhan yang diberikan beserta saran untuk menghentikan izin usaha sms konten seperti ini. Tapi anehnya, tak ada yang perduli. Amannya, dihindari sajalah
    Risma

    ReplyDelete
  13. Trimakasih atas tipsnya sob, sangat bermanfaat....

    ReplyDelete
  14. sepakat sekali dengan artikel ini, trimakasih sudah berbagi ya D3nBa9as, ada tawaran nii kalo berminat jadi best komentator di blog kami..baca di artikel tips blogspot kerajaan air mata
    di tunggu

    ReplyDelete
  15. bahkan ada kawan yang terpaksa ganti nomor hape gara-gara ga' tau gimana caranya berhenti berlangganan layanan sms premium... hmmm... btw thanks banget infonya...

    ReplyDelete
  16. memang benar mas, saya pernah juga. gak tahu kotak-katik di internet lewat hp akhirnya muncul yang sms seprti itu. pernah nomor gak tak isi sampai 1 bulan, siapa tahu berhenti. kok tiba-tiba setelah diisi muncul lagi. akhirnya pakai jalan pintas, buang saja nomornya, beres. padahal itu no kesayangan . .hik . . hik .mantap brop isinya

    ReplyDelete
  17. bener banget nih tipsnya, banyak iklan-iklan 'menjebak' user ponsel, makasih sobat

    ane juga sudah follow balik, tanggal 10/10/03 nick saya 'Jiox' di sebelah kiri sobat Bippi, met liburan :)

    ReplyDelete
  18. informasi yang sangat bermanfaat dan banyak membantu, makasih atas sharingnya.

    ReplyDelete
  19. menyimak pada anak anak SMP, dampak dari globalisasi ya mas, memang benar tidak ada hal yang tetap kecuali perubahan tersebut.

    ReplyDelete
  20. wah..thanks banget ni atas info dan tipsnya...
    saya harus lebih antisipasi lagi ni dalam menggunakan HP...biar gak bangkrut karena beli pulza..he..he..he...

    ReplyDelete
  21. ha ha haha

    yang bikin BT lagi nggak ngerasa nge-Reg tiba2 ada sms masuk "selamat Anda telah bergabung..."bergabung dari Honkong? pulsa langsung berkurang!!!

    Bikin esmosi jiwa...

    Yang penting digunakan secara bijak aja dech...sesuai kebutuhan...

    ReplyDelete
  22. mantab
    salam dalam persahabatan bloger

    ReplyDelete
  23. trims atas infonya sangat membantu, sukses selalu n tetap semangat

    ReplyDelete
  24. @ all : Maaf, saya baru bisa merespon komentar kawan2 nih..

    ReplyDelete
  25. @ BRI Jakarta Veteran : Sama2 Om..Thx y udah mampir and Baca2..
    @ sda : Sepakat dengan kawan sda. Memang harus di antisipasi. Thx
    @ narti : Sama2 mba, harus itu karna seorang oknum memanfaatkan ketidaktahuan pelanggan khususnya anak2. Thx mba
    @ gp : Mudah2an kasus yg pernah terjadi ngga terulang lagi ya kawan. Thx sudah mampir kawan..
    @ z33s : Amin. Mudah2an ya kawan. Thx

    ReplyDelete
  26. @ windflowers : Alhamdulillah, sama2 mba :)
    @ Ferdinand : Saya jg pke RBT Om DJ Site. Oh sdh d follow balik yach, thanks kawan. Follower sudah di pindah agak keatas dikit skg. :)
    @ inge / cyber dreamer : Sama2 Nge, itu yg saya maksud. :) Thx
    @ lina@women's perspectives : Amin. Thanks mba sudah menyempatkan mampir lagi dan baca2. :)

    ReplyDelete
  27. @ chikarei : Mudah2an tips ini membantu tuk kedepannya. Thanks ya chik..
    @ secangkir teh dan sekerat roti : Hehehe, bisa aja kakvi, kan bagi2 rejeki sama para provider. Thx kakvi :)
    @ ~Serendipity~ : Iya mba modus lama yg masih berguna buat oknum2 yg ingin meraup keuntungan bagi pelanggan baru khususnya anak2. Thanks mba Risma sudah menyempatkan waktu membaca dan berkomentar. :)
    @ ashtho software easy : Sama2 kawan ashtho. :)
    @ Kerajaan Air Mata : Thanks kawan2 dari Kerajaan Air Mata. Oke saya akan meluncur ke TKP kawan. :)

    ReplyDelete
  28. @ ianz : Iya kawan, ganti kartu mungkin cara terakhir yg ngga tahu mesti gimana lagi. Thanks kawan sdh menyempatkan waktu mampir dan baca2. :)
    @ muhaimin : Sayang ya mas muhaimin kalo kebetulan kita punya no cantik no kesayangan lagi. Semoga ngga ada korban2 lain berikutnya. Thanks sdh mampir kawan. :)
    @ mengukur kecepatan loading blog : Oh iya kawan Bippi maaf ya klo sudah follow balik, semoga silaturahmi ini terus berlanjut kawan. Thx :)
    @ Warna Tulisan : Sama2 Om. Thanks sudah mampir lagi kesini. :)
    @ aryadevi : Iya pa Arya, saya dapet inspirasi dari mereka. Ketidaktahuan kadang menyebabkan kerugian pa. Thanks ya pa sudah mampir lagi kesini. :)

    ReplyDelete
  29. @ Teras Info : Sama2 kawan, semoga membantu tuk kedepannya. Thx ya sdh mampir. :) Salam
    @ pendarbintang : Yaps setuju, digunakan secara bijak sesuai kebutuhan. Thanks kawan sudah mampir dan baca2. Salam :)
    @ kezedot : Thanks :). Salam persahabatan kawan.
    @ harto : Thanks mas Harto sudah mampir dan menyempatkan waktu baca2 disini. :) Salam

    ReplyDelete

Salam...
Tuangkan komentar tuk saya,
Meski cuma satu kata...

Jangan meninggalkan spam...

Salam kawan

Klik kawan !