Tuesday, October 5, 2010

Masih tetap melihat orang itu . . .

Ternyata postingan tentang melihat dan jadi orang itu (100 ciri khas orang Indonesia) banyak yg merespon. Alhamdulillah, terima kasih kawan2 atas kesediaan waktu kalian membaca. Sebenarnya saya hanya melihat itu dari sudut pandang out of box...Mungkin ngga akan saya bahas lebih jauh lagi tema itu karena hampir semua kata2 itu mewakili kita semua pada umumnya sebagai orang Indonesia. Kalo dibilang gue banget!!

Jongkok dan melihat 
Hmm, sudah 4 hari memang saya ngga update postingan karena terbentur dengan aktifitas lain (bilang aja kerjaan numpuk), belum lagi ahkir2 ini hujan terus setiap sore yg membuat baju2 dijemuran saya kurang kering, sedikit lembab (emang ngga bisa diakalin, disetrika aj sebelum berangkat mas...)

Untuk membuat saya tetap semangat berbagi, sekarang ini saya mau lanjut dengan bahasan yg masih relevan dengan posting sebelumnya, ya singkatnya sih gimana melihat negara tercinta saya ini. Ada inspirasi yang membuat saya senang bercerita tentang Indonesia, mungkin masih nasionalis. 

Ternyata negara ini mempunyai banyak kekayaan baik itu alamnya, bahasanya, bahkan budaya (udah tahu)  yang wajib diketahui setiap warganya dari berbagai macam ragam itu. Nah, untuk itu saya ingin ajak kawan2 semua menyimak kisah dibawah ini namun bagi kawan2 blogger yg sudah pernah mendengar ini sebelumnya harap maklum, niat saya berbagi dan terus berbagi sampai batas kemampuan saya nanti.

Diceritakan dari forum ke forum internet hingga para blogger.

Seorang warga negara Singapura yang sedang berkunjung ke Indonesia (tepatnya Lampung) bertemu dengan sahabatnya (orang Indonesia) dibandara dan merekapun saling tegur sapa dilanjutkan dengan obrolan yang membuat kawan2 semua akan lebih mencintai dan menumbuhkan rasa nasionalisme terhadap Indonesia. 

Silahkan simak ceritanya ...

Suatu pagi di Bandar Lampung, kami menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran umur 60-an. Sebut saja ia dengan nama "si bapak".


Si bapak adalah pengusaha asal Singapur dengan logat bicara gaya melayu-english disingkat "singlish". Beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan.

"Your country is so rich!". Negara kamu itu sangat kaya! (membuka percakapan awal)
Ah, biasa banget kan denger kata2 itu. 
Tapi tunggu dulu ...

Si bapak melanjutkan ucapan-nya,
Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia! 
Indonesia tidak memerlukan dunia ini. Dunia inilah yang butuh Indonesia!

Everything can be found here in Indonesia, you don't need the world! 
Semua telah tersedia di Indonesia, kalian tidak memerlukan dunia !

Mudah saja, maksudnya apa?
Indonesia itu paru paru dunia !
Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. 
Dunia yang butuh Indonesia !

"Singapore is nothing, we can't be rich without Indonesia. 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan. Bisa terbayang uang yang masuk ke kami, apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang-orang Indonesia, tidak peduli harga yang selangit, tetep laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat." ucapnya.

"Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, benar2 panik. Sangat terasa, we are nothing." lanjutnya.

"Kalian mungkin tidak tahu kalau Agustus kemarin (tahun lalu) saat dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia, kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras
keluhnya.

"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana-mana. Tapi lihat negara kami, air bersih pun kami beli dari Malaysia. Saya pernah ke Kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Petani disana menjualnya dengan harga 3000/kg ke sebuah pabrik di China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri" protesnya.

"Kalian sadar tidak kalau negara-negara lain selalu takut meng-embargo Indonesia! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah dari petani2 pribumi, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri." sambungnya.

"Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world..."
Indonesia akan mengendalikan dunia Ini. Amin. 

Semoga cerita diatas itu memberi motivasi baru pada saya khususnya dan kawan2 pada umumnya. Salam hangat kawan . . .
Terima kasih

sumber : ini

20 comments:

  1. Indonesia kaya tapi rakyatnya masih banyak yang miskin ya, sob? Nice post.

    ReplyDelete
  2. Nice post,,, selalu ada inspirasi dari sobat....

    ReplyDelete
  3. Indonesia negara yang kaya tetapi terlalu eksplore tanpa pemanfaatan yang tepat >.<

    ReplyDelete
  4. di indonesia
    yang kaya tambah kaya
    yang miskin tambah miskin

    ReplyDelete
  5. indonesia itu sebenernya negara hebat...tp orang2 yg ngelolanya masih kurang, krn kurangnya penghargaan bagi mereka...:)

    ReplyDelete
  6. Jujur saja, pagi-pagi baca posting ini menambah semangat kerja saja! Betapa Allah telah melimpahkan banyak aset kpd bangsa ini, tapi kita seringkali kita tidak mensyukuri dan memanfaatkannya dengan baik! "Nikmat dari Tuhanmu yg manakah yg telah kau dustakan?"

    ReplyDelete
  7. sudah saya follow balik kawan, slam blogger

    ReplyDelete
  8. Dari sana kita bisa menerima suatu pelajaran yg berharga bukan ? Mari kawan kita lakuakan sesuatu yang berarti bagi negeri ini sebelum kita mati. Indonesia sudah punya segala yang bisa manfaatkan utk kesejahteraan rakyatnya . Sekali lagi mari !!

    ReplyDelete
  9. Saya setuju dengan Bapak itu. Sayangnya, sebagian besar kita & para pemimpin kita tidak menyadarinya....

    ReplyDelete
  10. maju terus Indonesiaa.....

    ReplyDelete
  11. kaya
    tapi tak kaya SDM
    banyak yang pinter tapi malah bekerja untuk negara lain

    ReplyDelete
  12. iya tapi rakyat banyak yang susah.
    lalu buat apain bangga sob

    ReplyDelete
  13. bersifat mandiri ini yang sulit sob

    ReplyDelete
  14. @ ivan kavalera : Iya, thanks bisa berbagi dengan kawan. Salam
    @ ashtho software easy : Thanks kawan, happy blogging kawan. Salam
    @ inge / cyber dreamer : Memang kaya nge, ya klo ngga di ingetin gini bisa bablas, thanks sis udah menyempatkan waktu membacanya. Salam
    @ rezKY p-RA-tama : Iy kawan, tapi masih ad yg lebih parah dari Indonesia loh, ya gitu deh. Thx. Salam
    @ windflowers : Iya mba bener, cuma dapet apresiasi dan penghargaan tapi kurang kesejahteraannya. Thx mba. Salam

    ReplyDelete
  15. @ Popi : Alhamdulillah kawan. Amin. Thanks sudah menyempatkan waktu membacanya. Salam
    @ Onjou : Oke thanks kawan. Salam blogger juga kawan. Salam
    @ Dodi Faedlulloh : Kata2 kawan ini memberi semangat baru tuk saya pribadi, mari !!. Thanks sudah menyempatkan waktu membacanya. Salam
    @ vini vidi vucinic : Saya sependapat dengan Om. Thanks Om sudah menyempatkan mampir. Salam

    ReplyDelete
  16. @ ade uny : Kata2 kawan ini yg harus terus bergema, saya dukung kawan. Thanks sudah mampir. Salam
    @ chikarei : Iya sis, jawabanya bisa panjang tuh. Palagi klo ttg SDM masih memprihatinkan. Thanks chik udah nyempetin tuk baca2. Salam
    @ kisah abu nawas : Gimana yach, klo tuk mandiri sebenarnya bisa tapi banyak faktor yg menghalangi, jadi saya hanya bisa berbagi dan dimulai dari hal yg terkecil, yaitu lewat informasi ini. Thx sudah mampir. Salam

    ReplyDelete
  17. Kunjungan perdana dan salam kenal........

    Keren blognya sob, postingnya juga menyentak jiwa. Keadaan negara kita ini emang memrihatinkan....

    ReplyDelete
  18. Negara kita memang kaya, tapi kita ada kesalahan dalam mengelolanya. Banyak sekali kekayaan alam dikelola perusahaan asing, dengan bagi hasil yang tidak 'adil'.

    ReplyDelete
  19. mudah2an indonesia semakin dicintai bangsanya sendiri drpd negara lain termasuk tetangga... hanya itu yg bikin Indonesia bisa maju..

    ReplyDelete
  20. ayo indonesia... buktikan bahwa kamu negara kaya dan terhormat :)

    ReplyDelete

Salam...
Tuangkan komentar tuk saya,
Meski cuma satu kata...

Jangan meninggalkan spam...

Salam kawan

Klik kawan !