Thursday, April 21, 2011

Ini baru untuk mereka

Mereka dan kami
Diam-diam mengeluh satu sama lain,

Kenapa?
Mungkin keberadaan kami menjadi beban baru.

Maafkan kami
Jika belum mandiri.
Kami butuh proses untuk itu

Jadi,  maaf ini yang bisa kami ucapkan saat ini...

Dan di lain hari...

Aku melihat itu
Yang membuatku mengeluh..

Baru selesai ku teguk miras lalu ku berzikir
Dan, baru ku selesai berzina telah ku tutup dengan sujud
Namun baru saja ku selesai beribadah tapi ku nodai lagi

31 comments:

  1. menghadapi sesuatu perlu di pertimbangkan apalah gunanya kita kalo tidak mengetahui apa arti hidup ini sebenarnya....

    ReplyDelete
  2. teringat sebuah perkataan, bahwa bukan karena sebuah dosa yg kulakuakn ukurannya kecil tetapi kepada siapa aku berdosa,,,

    ReplyDelete
  3. harus konsisten, meski godaan itu terus ada :)

    ReplyDelete
  4. ini tentang siapa dgn siapa ya? bingung...

    ReplyDelete
  5. ku sulit memaknai sebuah puisi.
    salam :)

    ReplyDelete
  6. waaaa..suka ni dengan sudut pandang seperti ini...lugas...dan tegas cara penyampaiannya terhadap sekitar....

    saya suka yang ini >> Baru selesai ku teguk miras lalu ku berzikir
    Dan, baru ku selesai berzina telah ku tutup dengan sujud
    Namun baru saja ku selesai beribadah tapi ku nodai lagi <<< banyaaaaak banget di sekitar kita... heheee...

    salam :)

    ReplyDelete
  7. Postingan yang unik, salam kenal kawan ....

    ReplyDelete
  8. Kesadaran adalah awal dari segala pertaubatan

    Salam ukhuwah

    ReplyDelete
  9. wah ini namanya abis tobat berbuat dosa lagi ya. mesti sungguh2 ya.

    ReplyDelete
  10. kesian juga kalo kebaikan di nodai lagi dengan keburukan

    ReplyDelete
  11. :) keep smile sobat but dont ever stop trying for better :D

    ReplyDelete
  12. entahlah
    manusia memang sring tergoda begitu saja
    termasuk aku
    >.<

    ini yang sering dikatakan tobat maksiat

    ReplyDelete
  13. sayang banget ya amal kabaikan harus luruh dengan dosa...
    coretannya oke mas
    salam kenal :)

    ReplyDelete
  14. selalu berusaha untuk melakukan hal yang terbaik, dan jadikan suatu kesalahan sebagai bahan instrospeksi diri...
    salaamm

    ReplyDelete
  15. membaca ini aku jadi ingat diriku sendiri yang masih berbuat dosa dalam hidupku.... susah sekali menjernihkan ibadah.... terima kasih nasehat yang sangat menyentuh ini

    ReplyDelete
  16. terus semangat ngeblog ya ! :)

    ReplyDelete
  17. keimanan seseorang naik turun, namun yang terpenting adalah menjaga tetap istiqomah dalam kebenaran

    ReplyDelete
  18. untuk aku kan? makasih kalo begitu

    ReplyDelete
  19. wah, gue tersindir. ini mah puisi cocok buat gue. ghahahaha.

    tobat dulu ah. :D

    ReplyDelete
  20. wah...
    kren bgt
    bkin sadar...

    ReplyDelete
  21. Jika tidak dengan hati iklas maka seperti aapun usaha kita tidak akan berjalan dengan baik.

    ReplyDelete
  22. karena keikhalasn itu merupakan kunci kesuksesan atas apa yang telah kita lakukan.

    ReplyDelete
  23. salam sob
    yang terpenting miras no way saja sob

    ReplyDelete
  24. singgah...
    salam kenal...
    kunjungan balik yah,
    puisinya cerminan kondisi saat ini, hmm boleh,boleh. ^_^

    ReplyDelete
  25. jangan bolak-balik atau maju-mundur, ntar gak pernah sampai lho.

    ReplyDelete
  26. salam sob
    moga kita dijauhkan dengan itu sob
    met liburan

    ReplyDelete
  27. kita mesti belajar konsisten ya ^^

    ReplyDelete
  28. denbagas blum update lagi kah?

    ReplyDelete
  29. terima kasih atas kunjungannya....
    permisi follow...
    di tunggu follow baliknya....

    ReplyDelete
  30. Wah sungguh suatu kata yg sederhana nan indah bermakna... :)

    salam....

    ReplyDelete

Salam...
Tuangkan komentar tuk saya,
Meski cuma satu kata...

Jangan meninggalkan spam...

Salam kawan

Klik kawan !