Wednesday, November 17, 2010

Kelemahan uang itu...

"Ngga punya uang kecil, mas? Saya baru buka nih soalnya. Belum ada kembaliannya masih pagi."

******
Oke kawan2 sekalian saya mau berbagi lagi nih selagi ada waktu. Maaf yach kawan2, jika sebelumnya saya hanya Blogwalking dan sesekali komen di blog kawan2. Ngga bermaksud sibuk tapi memang itu kenyataannya. Pengen konsisten di dunia maya sih tapi harus berfikir logis tuh tuk berbagi juga di dunia nyata...

Nah, saya mau lanjut ngomongin uang kawan. Kalimat pembuka postingan diatas itu adalah percakapan singkat yg baru aja terjadi tadi pagi sekitar pukul 10 pagi menjelang siang. Obrolan singkat itu antara saya dan penjual tusuk sate dan arang. Maklum hari ini bertepatan dengan Hari Raya Iedul Adha. Oh iya, selamat hari raya Iedul Adha bagi kawan2 sekalian...

Lanjut ya...

Saya pernah lempar postingan tentang sejarah uang lama atau uang kertas secara fisik foto melalui wajah 1000 rupiah itu. Saya dapat inspirasi kawan. Dan kali ini saya pengen ngebahas lagi tentang uang tepatnya kelemahan uang kecil atau biasanya masyarakat umum bilang uang recehan dan juga temannya yaitu uang besar...


Sekali lagi bukan keuntungan dari uang kecil (recehan) dan uang besar...

Hmmm....

Siapa ya dari kita yg ngga suka dengan UANG. Iya, UANG kawan? Salah satu alat pembayaran yg menimbulkan keuntungan disamping juga kelemahannya. Jadi gini, maksud saya dalam kehidupan sehari-hari itu terlepas atau ngga nya kita dari ketergantungan pada uang ini adalah alat transaksi yg diterima oleh masyarakat luas.

Yups, tanpa alat pembayaran ini kita umumnya akan mengalami kesulitan. Kenapa? Tahu sistem Barter kan kawan2, nah untuk ngegunain sistem barter itu begini, menurut ilmu yg saya dapat dari teman dimana kita harus mencari keinginan yang sama terlebih dahulu antara penjual dan pembeli sebelum transaksi dilakukan kecuali sistem barter dinar emas dan dirham perak.

Kalo kita lihat uang biasanya memiliki banyak pecahan nominal mulai dari yg sangat kecil yg biasa kita sebut dengan uang receh dan uang pecahan besar. Nilai setiap pecahan berbeda-beda, di mana yg kecil hanya bisa ditukar dengan barang-barang bernilai rendah dan uang besar bisa ditukar atau setara dengan barang yg nilainya lebih besar.

Mata uang yg baik itu kawan, katanya harus memiliki banyak pecahan serta jumlahnya cukup untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi. Jadi, baik itu uang kecil dan besar sama-sama memiliki kelemahan, kekurangan, keburukan, dan kutukan masing-masing. Hehehe...

Dan hasil dari masing2 kelemahan uang itu adalah?

Yg pertama...

A. Kelemahan Uang Kecil (Uang Recehan)
  1. Masyarakat umumnya ngga menjaga kondisi uang itu hingga uang kerap kali rusak, lusuh, kotor, sobek, bolong, ada tulisan, dan lain-lain.
  2. Kadang sulit untuk nyetor ke bank (bank menolak) karena sulit menghitung atau alasan lainnya.
  3. Saat berada di ATM sulit untuk mendapatkannya karena atm (anjungan tunai mandiri/automatic teller machine) hanya mengeluarkan uang nominal besar.
  4. Orang2 kalangan ekonomi menengah ke atas biasanya agak sungkan bahkan enggan nyimpen banyak2 uang receh sehingga akan mengalami kesulitan pada saat2 tertentu.
  5. Di simpan sembarangan atau bahkan digeletakin begitu aja tanpa pengawasan dan berpotensi rentan hilang kalo ada pencuri lewat.
  6. Mungkin lebih banyak mengandung kuman penyakit karena banyak tangan yg telah memegangnya dan kondisinya yg lusuh lebih mudah menyimpan virus bakteri penyebab penyakit.
Contoh:
* uang kecil rupiah itu : 100, 500, 1.000, 2.000 dan 5.000.

Yg Kedua...

B. Kelemahan Uang Besar
  1. Banyak pedagang kecil yg ngga mau ambil jumlah nominal yg sangat besar karena ngga punya uang kembalian ataupun ngerasa sulit nyiapin kembalian dalam jumlah besar.
  2. Menjadi incaran empuk para pelaku tindak kejahatan seperti perampok, pemalak, oknum polisi nakal, maling, koruptor, dan lain-lain.
  3. Kita lebih merasa aman jika disimpan di bank, di brankas/lemari besi atau di dalam dompet.
  4. Anak2 kecil biasanya dilarang untuk memegang dan menyimpan uang nominal jumlah besar sehingga proses edukasi kurang berjalan.
  5. Sulit untuk menukar atau memecah uang nominal sangat besar jadi nominal sangat kecil karena jumlah uang kecil yg sangat terbatas.
  6. Merasa berat untuk merelakan uang besar untuk sekedar amal/donasi mengingat opportunity cost yg di derita cukup besar.
Contoh
* uang besar rupiah itu : 10.000, 20.000, 50.000 dan 100.000.

Jika memang dari kawan2 sekalian punya tambahan lagi dari kelemahan uang ini silahkan berbagi. Saya berterima kasih...

Sumber : INI

14 comments:

  1. Ternyata aku sampe kini suka nabung uang kecil, mulai koin 500 sampai koin 1000, simple dan jarang di gunakan knapa tak di tabung? Ternyata bisa menjadi besar dari keci jika tabah....

    ReplyDelete
  2. salut buat yang nulis ini...
    keren gan artikelnya...

    berbakat banget gak kaya saya...
    goodluck....

    ReplyDelete
  3. wah-wah, orang ekonomy yang bang, hehe detail bgt, salam knal ja :)

    ReplyDelete
  4. wah, himana ya?
    Kalo menurut sy kelemahan uang adalah ''susah didapat...'' Ehehehhehe :p

    Oya sob.. Tolong diubah Link Exchange dg blog sy yg tadinya id-waw.blogspot.com menjadi WWW.BLOG-SANTAI.COM karena baru saja custom domain :)

    Thx ya ....

    ReplyDelete
  5. hmmm benr sob ternyata semua ada plus dan minusnya yach, seperti kehidupan manusaianya sendiri
    selamat idul adha 1431 h

    ReplyDelete
  6. Uang kecil merasa diremehkan oleh masyarakat.
    padahal kan semuanya dari kecil dulu sebelum menjadi besar

    ReplyDelete
  7. Perbedaanya.. uang besar : ini yg selalu saya harapkan..
    persamaanya : baik uang besar maupun kecil .. susah didapat.. haha

    ReplyDelete
  8. memang demikianlah den uang kecil biasanya jarang disimpan tap i kalau mau bayar toll atau parkir sering kesusahan nyari uamh kecilnya

    ReplyDelete
  9. betul juga yang kecil (nominalnya)kadang kita sepelekan yang besar kita perhatikan...heheheh. sama dengan kebiasaan masyarakat ini orang kecil dan orang besar kawan.

    ReplyDelete
  10. hihihihih... lucu juga tuh gambar uangnya,, sampai tutup muka segalah... itu karena malu atau apa tuh????

    ReplyDelete
  11. @ Belantara Indonesia: Bener kawan Belantara Indonesia, sesuatu yg besar itu dimulai dari yg kecil. Terima kasih sudah mampir lagi. Salam
    @ sibutiz: Setiap saya berkunjung di blog kawan sibutiz juga sangat bermanfaat. Sering bagi2 ilmu malahan. Kawan juga berbakat koq. Kita kan sama2 belajar kawan. terima kasih sudah mampir lg kawan. Salam
    @ mohanlink™: Salam kenal kawan mohanlink™. Hehehe, bukan kawan mohanlink™, ini postingan terinspirasi dari tukang tusuk sate yg ngga punya uang kecil alaias recehan. Terima kasih sudah mampir disini kawan. Salam
    @ →BLOG SANTAI← ™♪♫: Hehehe, susah didapat yach kawan. Terima kasih kawan atas informasi Link Exchange nya. Silahkan di cek di side bar kanan atas kawan. Salam
    @ Bunglon Blog Indonesia: Selamat idul adha juga kawan Bunglon Blog Indonesia. Setuju dengan kawan Bunglon Blog Indonesia. Terima kasih sudah mampir disini. Salam

    ReplyDelete
  12. @ kisah abu nawas: Setuju dengan kawan kisah abu nawas. Dalam prakteknya aja jarang yg suka pke uang recehan nah pas ada moment dimana uang itu diperlukan baru terasa deh. Thanks kawan sdh mampir. Salam
    @ Saung Web: Hehehe saya juga mau kawan Saung Web. Terima kasih sudah mampir disini kawan. Salam
    @ Berpikir positif: Nah, itu dia Pak. Kadang saya juga sering kelupaan bawa uang kecil. Yach, kayak kita mau ke WC Umum gitu..Bayarnya kan mending Pake uang kecil aja. terima kasih kawan Berpikir positif sudah mampir lagi. Salam
    @ kakak dan abel: Hehehe, jadi sebuah cermin negara dong kawan kakak dan abel kalo kita melihatnya dari sudut yg lain. Thanks kawan sudah mampir. Salam
    @ Asis Sugianto: Iya kawan ashtho. Itu gambar foto para koruptor yg pada malu. Terima kasih sudah mampir lagi kawan. Salam

    ReplyDelete
  13. lihat gambar uangnya aku malah tertawa kepingkel pingkel :d:d

    ReplyDelete
  14. wah, kalau artikel diatas ditambah dengan Emoticon2 yg lucu2 dan sangat Ekspresif yg ada diblog saya, makin manteb deh blognya, jadi lebih hidup artikelnya :thumbs up

    ReplyDelete

Salam...
Tuangkan komentar tuk saya,
Meski cuma satu kata...

Jangan meninggalkan spam...

Salam kawan

Klik kawan !